Minimalisir dan Cegah Laka Lantas Dengan Korban Pelajar, Sat Lantas Polres Tulang Bawang Intensifkan Police Goes To School

banner 120x600

CAHAYASUMATERA.COM – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menggelar kegiatan Police Goes To School dengan sasaran para pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di wilayah hukumnya.

Kegiatan Police Goes To School kali ini, berlangsung hari Selasa (08/08/2023), pukul 09.00 WIB s/d selesai, di SMK Negeri 1 Menggala, Kampung Lebuh Dalem, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang.

“Hari ini petugas kami yang dipimpin langsung oleh PS. Kanit Kamsel, Aiptu Deny Ertanto, menggelar kegiatan Police Goes To School di SMK Negeri 1 Menggala, Kampung Lebuh Dalem,” tutur Kasat Lantas, Iptu Glend Felix, S.Tr.K, SIK, CPHR, CBA, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK.

Dalam kegiatan ini, lanjut Iptu Glend, diikuti oleh 260 orang pelajar, yang terdiri dari 140 pelajar laki-laki, dan 120 pelajar perempuan. Mereka merupakan pelajar kelas X, kelas XI, dan kelas XII di SMK Negeri 1 Menggala.

Menurutnya, agar para pelajar tidak jenuh mendengarkan materi yang disampaikan oleh petugas, diadakan quiz dan bagi yang bisa menjawab dengan benar langsung diberikan hadiah berupa buku dan alat tulis.

“Materi yang disampaikan oleh petugas kami saat menggelar kegiatan Police Goes To School di SMK Negeri 1 Menggala yakni sosialisasi terkait keselamatan berlalu lintas di jalan raya dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” papar perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.

Alumni Akpol 2016 menambahkan, dengan rutinnya petugas dari Sat Lantas Polres Tulang Bawang memberikan edukasi sejak dini kepada para pelajar, diharapkan para pelajar akan faham serta mengerti dengan aturan dan tata tertib berlalu lintas sehingga tercipta keselamatan berkendaraan di jalan raya.

“Edukasi sejak dini yang kami berikan kepada para pelajar di sekolah-sekolah, akan bisa meminimalisir dan mencegah terjadinya laka lantas dengan korban para pelajar. Yang mana kita ketahui bersama bahwa para pelajar ini masuk dalam usia produktif dan merupakan generasi penerus bangsa,” imbuh Iptu Glend. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *